Artikel

Penilaian: 1 / 5

Aktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Rumah Sakit Daerah Kalisat Kabupaten Jember menuju akreditasi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) Edisi 1.1.

"Kami mendapat bimbingan dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) . Materinya seputar akreditasi dan kebutuhan rumah sakit," jelas Direktur RSD Kalisat, Drg. Kunin Nasihah, M.Kes , .

Drg. Kunin Nasihah, M.Kes menjelaskan, beberapa pembimbing yakni Rumondang Panjaitan.Skp,MKep, dengan Pokja Manajemen Komunikasi dan Edukasi (MKE), Manajemen Informasi dan Rekam Medis (MIRM), Prognas Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Menurukan Angka Kesakitan HIV/AIDS, dan Menurunkan Angka Kesakitan TB.Jadwal Pembimbingan 17 februari 2020 s.d 18 februari 2020.

Selanjutnya pembimbing Dr Jimmy E Kalesaran,MARS, dengan Pokja Kompetisi dan Kewenangan Staf(KKS),Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat(PKPO),Hak dan Keluarga(HPK) dan Sasaran dan Keselamatan Pasien(SKP) .Jadwal Pembimbingan 17 februari 2020 s.d 18 februari 2020.

Pembimbing lainnya, lanjut Drg. Kunin Nasihah, M.Kes, yaitu Dr Yanuar Hamid Sp.PD,MARS, dengan Pokja, Assesment Pasien (AP), Pelayanan Anestesi dan Bedah (PAB), Pelayanan Asuhan Pasien (PAP),Akses ke Rumah Sakit dan Komunitas Pelayanan(ARK) dan Implementasi Standar Integrasi Pendidikan Kesehatan (IPKP).Jadwal Pembimbingan 18 februari 2020 s.d 19 februari 2020

Pembimbing, Dr Lilik Sulistysningsih,M.Kes, dengan Pokja, Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Tata Kelola Rumah Sakit (TKRS), Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK).Jadwal Pembimbingan 25 februari 2020 s.d 26 februari 2020.

"Kami berupaya maksimal untuk dapat meningkatkan mutu pelayanan, melalui implementasi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit Edisi 1.1,".

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No 269/ Menkes/ Per/ III/ 2008 menyatakan bahwa Rekam Medis adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan yang telah diberikan kepada pasien.

Rekam medis mempunyai tujuan yakni dan mempunyai banyak aspek didalamnya aspek administrasi, hukum, keuangan, penelitian, pendidikan serta dokumentasi. Dengan banyak aspek yang dimiliki maka pengelolaan manajemen rekam medis yang baik adalah hal sudah seharusnya dilakukan oleh rumah sakit.

Manajemen rekam medis dan informasi kesehatan adalah upaya pemeliharaan, pengelolaan dan manajemen dokumen rekam medis/ kesehatan, baik dengan cara konvensional (paper-based), maupun dengan berbasis elektronik di setiap fasilitas pelayanan kesehatan (Rumah Sakit dan Puskesmas). Pada implementasinya bidang ini memberikan kontribusi yang besar terhadap sistem pelayanan kesehatan dan peningkatan mutu dalam pelayanan kesehatan

TUJUAN

Pelatihan tentang konsep, implementasi dan tata kelola manajemen rekam medis di sarana pelayanan kesehatan (Rumah Sakit dan Puskesmas), untuk meningkatkan layanan di bidang rekam medis. Pelatihan disesuaikan dengan pendekatan-pendekatan yang lebih sederhana dan praktis, serta mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan institusi untuk meningkatkan manajemen data dan dokumen rekam medis, serta meningkatkan mutu informasi dan pelayanan yang lebih efektif – efisien.

MATERI

  1. Pengantar dan Implementasi Manajemen Rekam Medis
  2. Isi, Struktur, Tipe dan Desain Formulir Rekam Medis
  3. Sistem Pengelolaan       Rekam       Medis       (Sistem       Penomoran,       Penamaan, Penyimpanan/Penjajaran, Retensi/ Pemusnahan)
  4. SPM dan SOP (Pelayanan dan Manajemen Rekam Medis)
  5. Aspek Ergonomi, Perencanaan Kebutuhan Ruang Penyimpanan Rekam Medis dan Perhitungan Rak
  6. Manajemen Mutu Rekam Medis
  7. Statistik Pelayanan Kesehatan
  8. Klasifikasi dan Kodefikasi Penyakit + Terminologi medis dasar (Implementasi ICD di SarYankes)
  9. Rekam Medis Elektronik (RME + RKE) dan Alih Media Digital
  10. Monitoring dan Evaluasi Manajemen Rekam Medis
  11. Persiapan Unit Rekam Medis dalam menghadapi Akreditasi (Rumah Sakit dan Puskesmas)

PESERTA

  1. Manajemen/ SDM di Rumah Sakit (Petugas di Unit Rekam Medis, Manajer Data & Teknologi Informasi, Manajer Pelayanan Kesehatan/ Medik, Bagian Pelaporan Data dan Statistik RS/ SIM-RS)

Penilaian: 1 / 5

Aktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

RSD KALISAT menggelar sosialisasi pencegahan dan penyebaran virus corona atau Covid-19. Sosialisasi dilaksanakan di Aula Merah Putih RSD Kalisat 12 Maret 2020.Dr Rendi Revandana Bramantya,Sp.PD mengatakan kasus penyebaran virus corona atau COVID-19 saat ini menjadi perhatian dunia. Meski demikian, kasus pasien yang positif terpapar Covid-19 di negara tirai bambu ini semakin menurun, dan mulai banyak yang sembuh. Justru saat ini kasusnya mulai meningkat di negara luar China.Dr Rendi Revandana Bramantya,Sp.PD menjelaskan, masyarakat tidak perlu panik dan cemas berlebihan dalam menyikapi kasus ini. “Kita tidak perlu khawatir, tetapi tetap waspada, katanya.Perlu dipahami kata dia, virus ini seperti flu biasa hanya saja disertai demam. Penyakit ini memiliki tingkat kematian yang rendah. Namun akan berdampak berat pada pasien memiliki riwayat penyakit diabetes, gangguan ginjal dan jantung dan hati, juga pada lansia.Jika terpapar virus corona tetapi tubuh dalam kondisi masih bugar, maka hanya diperlukan istirahat yang cukup, konsumsi air putih yang cukup serta makan makanan yang sehat. Sebab penyakit ini memiliki sifat dapat sembuh dengan sendirinya.

 

“Mereka yang sakit, mendapatkan perawatan di rumah sakit dia juga akan sembuh,”ulasnya.Virus ini tidak terbang. Proses penularannya melalui partikel yang keluar saat seseorang batuk, bersin, atau saat flu ada partikel yang menempel di pakaian, keyboard, meja, hp, dan barang lainnya. Itu sebabnya, orang yang dalam kondisi sakit disarankan menggunakan masker agar tidak menularkan ke orang lain atau sekitarnya.Dr Rendi Revandana Bramantya,Sp.PD  juga mempragakan cara penggunaan masker yang benar. Mulai dari kerapatannya,hingga kebersihannya. Hindari pemakaian masker terlalu lama,karena sudah banyak kuman yang menempel.Tidak menyentuh masker bagian luar, dan segera membuang masker setelan digunakan. Jangan dilipat dan dimasukan dalam tas.Hal penting lainnya kata  Dr Rendi Revandana Bramantya,Sp.PD seringlah mencuci tangan. Menurut penelitian, dalam satu jam seseorang bisa puluhan kali memegang bagian wajahnya. Entah itu hidung, mulut dan lainnya. Hal ini berpotensi memicu terpaparnya kuman atau bakteri. Masyarakat turut mempraktikkan cara mencuci tangan yang telah diajarkan.

 

Penilaian: 3 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Mesin antrian adalah mesin yang mengatur sistem antrian secara otomatis. Saat ini masih banyak masalah sistem antrian yang masih manual di sektor pelayanan, sehingga dirasa tidak efektif dan efisien. Untuk itulah tercipta sistem antrian dengan mesin antrian yang memberikan solusi antrian bagi sektor pelayanan maupun penggunanya di Rumah Sakit Daerah Kalisat.  Dengan adanya mesin ini, pasien tidak perlu berdesak2an dalam mengantri dan petugas pendaftaran tidak perlu lagi memanggil pasien dengan suara lantang. Hal ini juga memudahkan pasiendalam mengantri, pasien hanya perlu menekan tombol pada mesin dan duduk sambil menunggu. Kenyamanan pasien dalam menunggu pelayanan akan meningkatkan kepuasan pasien, sehingga bisa menambah produktivitas pelayanan.

 

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Tahun 2019 RSD Kalisat mendapatkan Anggaran Dana Alokasi Khusus bidang Kesehatan untuk pengadaan alat kesehatan.RSD Kalisat merupakan rumah sakit rujukan untuk wilayah Kabupaten Jember bagian wilayah timur dan utara. Dengan ditingkatkannya Kelas RSD Kalisat menjadi kelas C dan merupakan Badan Layanan Umum Daerah, RSD Kalisat memerlukan sarana prasarana guna meningkatkan Pelayanannya. Salah satu upaya untuk menunjang Pelayanan, RSD Kalisat mengadakan pengadaan alat kesehatan rumah sakit. Alat Kesehatan adalah instrumen, apparatus, mesin dan atau imploan yang tidak mengandung obat yang digunakan untuk mencegah, mendiagnosis, menyembuhkan dan meringankan penyakit, merawat orang sakit, memulihkan kesehatan pada manusia dan atau membentuk struktur dan memperbaiki fungsi tubuh.

Copyright © 2018 RSD Kalisat . All Rights Reserved

Search